
Semarak Panen & Tanam Bersama Padi Lahan Kering Tumpang Sisip di Kec. Pemangkat, Kab. Sambas
Pemangkat, Sambas - Gapoktan Sukses Bersama melaksanakan kegiatan Panen dan Tanam Bersama Padi Lahan Kering Tumpang Sisip pada Kamis (20/2) berlokasi dilahan milik petani Poktan Usaha Tani, Desa Jelutung, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Ditjenbun Kementan, Heru Tri Widarto, S.Si., M.Sc. Turut hadir Wakil Ketua Satgas Swasembada Pangan Mabes TNI AD (Kolonel Arh Riksawan Ardhianto, S.IP.), Kepala Dinas TPH Prov Kalbar (Ir. Florentinus Anum, M.Si.), Kepala BPTP Pontianak (Andi Faisal, SP, MP.), Kepala Distan KP Sambas (Mubarrak, S.T.P., M.Si.), PJ Oplah Sambas, Polres Sambas, Camat Pemangkat, Bulog, PT. SHS, Penyuluh dan PPL, serta Petani dan Brigade Pangan.
Target luas tanam padi lahan kering tahun 2025 di Kabupaten Sambas adalah 3.143,01 ha dari total 132.569,73 ha di Kalimantan Barat. Kecamatan Pemangkat memiliki potensi lahan kering yang cukup luas. Lahan ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian, termasuk tanaman padi. Dengan adanya program tumpang sisip dan dukungan dari pemerintah, diharapkan produksi padi di Kecamatan Pemangkat dapat terus meningkat dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Panen padi ini merupakan hasil dari program tumpang sisip yaitu penanaman padi di antara tanaman perkebunan seperti kelapa sawit atau karet. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan secara optimal dan meningkatkan pendapatan petani serta mendukung swasembada pangan di Kalimantan Barat maupun secara nasional. Selain panen padi, juga dilakukan kegiatan tanam bersama padi lahan kering. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi padi di Kabupaten Sambas. Diakhir acara diserahkan bantuan Benih Padi Inpago 13 Fortiz bagi Penangkar Benih dan Inpari 32 HDB bagi Petani Poktan Usaha Tani, serta bantuan alsintan berupa Traktor Roda 4 kepada Brigade Pangan.
Melalui kegiatan panen dan tanam bersama padi lahan kering tumpang sisip ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk memanfaatkan lahan secara optimal dan meningkatkan produksi padi. Dengan dukungan pemerintah bersama instansi dan stakeholder terkait lainnya agar terus berupaya melakukan akselerasi peningkatan produksi dan produktivitas padi salah satunya melalui optimalisasi lahan kering, dan mendorong Kabupaten Sambas menjadi sentra produksi padi khususnya di Kalimantan Barat.